User Registration

or Cancel

Save

Save

Time: 7:28

Alquran dan Sains Jelaskan Rotasi Matahari

image: huffpost image: huffpost

Muaradurionline.com - Pada 1609, seorang ilmuwan Jerman bernama Johannes Kepler mengungkapkan teorinya yang disebut 'Astronomia Nova'. Teorinya ini menyimpulkan bahwa planet-planet tidak hanya berputar di garis edarnya yang berbentuk elips dalam mengelilingi matahari. Planet-planet tersebut juga berputar pada sumbunya masing-masing dalam pada kecepatan yang tidak teratur.

Pengetahuan ini memungkinkan ilmuwan Eropa untuk kembali mempelajari mekanisme tata surya yang benar, termasuk terjadinya malam dan siang.
Penemuan ini juga sekaligus membantah teori yang menyebutkan bahwa matahari hanya diam, tidak berputar pada sumbunya seperti halnya Bumi.
Hal ini sesuai dengan ayat yang disebutkan dalam kitab suci Alquran.


"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari, dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya," Surah Al Anbiyaa Ayat 33.
Penggunaan kata bahasa Arab 'yasbahun' yang berasal dari kata 'sabaha' memiliki makna bergerak (rotasi) yang berasal dari tubuh yang bergerak.


Kata 'yasbah' yang diterapkan pada benda-benda ruang angkasa seperti matahari, bukan berarti matahari hanya terbang diruang angkasa, namun bisa diartikan bahwa matahari itu berputar atau berotasi saat berjalan melalui ruang angkasa.
(kem/gmd)

Source: okezone.com

Last modified on Friday, 03 March 2017 18:57
Rate this item
(0 votes)
Read 176 times

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Get Our Newsletter

Find us on Facebook

MDO News

Muaradurionline.com lumbung Fakta Mengangkat Marwah

Badan Hukum PT. Muara News Indonesia

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]